Pusaka sunan Kalijaga yang masih utuh sampai ketika ini
Sunan Kalijaga adalah salah satu wali dari 9 walipenyebar ajaran Islam di Tanah Jawa. Selama perjalanan dakwahnya, Sunan Kalijaga sering memakai kesenian wayang kulit untuk mengundang dan mengumpulkan masyarakat yang awalnya secara umum dikuasai beragama Hindu Budha ini di suatu tempat. Dalam cerita wayang kulit yang disampaikannya, Sang Sunan bertahap menyisipkan petuah dan pemikiran-ajaran Islam untuk menarik perhatian masyarakat terhadap agama yang dibawanya.
Pusaka Sunan Kalijaga
Selain dikenal mempunyai pendekatan yang halus dalam melaksanakan penyebaran agama Islam, Sunan Kalijaga juga dikenal sebagai salah satu sunan yang memiliki ilmu kanuragan dan ilmu bathin yang tinggi. Dalam satu riwayat bahkan disebutkan bahwa Sunan Kalijaga pernah berhasil menaklukan penguasa pantai selatan, Nyi Roro Kidul sampai masuk Islam. Ilmu kebatinan tinggi yang dimiliki Sunan Kalijaga dibuktikan dengan beberapa benda pusaka peninggalannya.
1. Rompi Ontokusumo
Pusaka Sunan Kalijaga yang pertama adalah Rompi Ontokusumo. Berdasarkan banyak riwayat, diketahui bahwa rompi ini merupakan hadiah yang diberikan pribadi oleh Rosululloh SAW.
Dalam sebuah kisah, Rompi Ontokusumo didapatkan oleh Sunan sehabis ia simpulan mengkhatam Al-Qur’an. Tepatnya pada malam Jum’at legi, Sunan Kalijaga bersama ke 8 sunan lain yang sedang berkumpul di Masjid Agung Demak datang-tiba mendapati sepucuk surat yang berisi pesan bahwa sang Sunan akan memperoleh hadiah berupa kulit kambing. Kulit kambing tersebut musti dibuat menjadi rompi. Rompi inilah yang kemudian disebut sebagai Rompi Ontokusumo.
Rompi ontokusumo sendiri kemudian menjadi piandel Kanjeng Sunan Kalijaga. Ketika mengenakan rompi ini, Sunan Kalijaga menjadi lebih berpengaruh. Rompi ini pulalah yang menjadi tameng dalam pertempurannya menaklukan ratu pantai selatan, Nyi Roro Kidul. Adapun hingga dikala ini, Rompi Ontokusumo masih terjaga di
2. Keris Kyai Carubuk
Selain Rompi Ontokusumo, Kanjeng Sunan Kalijaga juga mempunyai senjata pusaka berupa sebuah keris. Pusaka Sunan Kalijaga yang satu ini dibentuk oleh Empu Supa, yang tak lain yaitu sahabatnya sendiri. Saat diminta tolong untuk mengembangkan keris untuk Sang Sunan, Empu Supa terkaget-kaget karena konon materi yang diberikan padanya hanyalah besi berukuran sebuah biji asam. Meski hanya sebesar biji asam, besi yang diberikan sunan sebagai materi kerisnya ternyata mempunyai berat yang luar biasa, tak sesuai dengan besar dan ukurannya.
Singkat cerita, Empu Supa kemudian tamat mengerjakan tugasnya. Keris yang sudah jadi itu kemudian ia serahkan pada Sang Sunan. Oleh sang sunan, keris dengan 17 lekuk itu lalu diberi nama Keris Kyai Carubuk. Keris ini sangat ampuh dan diwariskan turun temurun. Keris ini bahkan mampu mengalahkan kesaktian keris setan kober yang dipunyai Arya Penangsang saat terjadi pemberontakan di Mataram.
3. Api Alam
Pusaka Sunan Kalijaga selanjutnya ialah api alam.
Api ini merupakan api baka yang sampai sekarang masih terus menyala di daerah Mrapen, Jawa Tengah. Api alam ditemukan pertama kali oleh Sunan kalijaga. Saat Sunan Kalijaga menancapkan tongkatnya ke tanah dalam perjalanan dakwahnya, tiba-tiba berhembus gas yang kemudian menjadi api dengan ukuran diameter 1,5 meter. Api ini sempat digunakan oleh Empu Supa untuk membuat keris sebelum akibatnya ditimbun menggunakan watu kapur agat tak membahayakan orang.
4. Sendang atau Sumur
Masih di daerah Mrapen, Sunan Kalijaga juga meninggalkan sebuah pusaka berupa sumur dengan air yang jernih. Sumur yang ketika ini sering diziarahi itu berubah warna airnya menjadi keruh kuning dan terlihat mendidih sesudah Empu Supa menyepuhkan keris yang dibentuknya di sumur pusaka ini.
5. Batu Bobot
Batu bobot ialah watu berat yang sengaja ditinggalkan sunan dalam perjalanan dalkwahnya di Mrapen.
Batu ini sengaja ditinggalkan lantaran beratnya yang luar biasa dan tak mungkin di bawa dalam perjalanan pulang. Batu bobot ini juga pernah dijadikan landasan Empu Supa ketika menciptakan keris Kyai Carubuk.
Nah, itulah beberapa pusaka Sunan Kalijaga yang hingga sekarang masih dapat kita temui.
Pusaka Sunan Kalijaga
Selain dikenal mempunyai pendekatan yang halus dalam melaksanakan penyebaran agama Islam, Sunan Kalijaga juga dikenal sebagai salah satu sunan yang memiliki ilmu kanuragan dan ilmu bathin yang tinggi. Dalam satu riwayat bahkan disebutkan bahwa Sunan Kalijaga pernah berhasil menaklukan penguasa pantai selatan, Nyi Roro Kidul sampai masuk Islam. Ilmu kebatinan tinggi yang dimiliki Sunan Kalijaga dibuktikan dengan beberapa benda pusaka peninggalannya.
1. Rompi Ontokusumo
Pusaka Sunan Kalijaga yang pertama adalah Rompi Ontokusumo. Berdasarkan banyak riwayat, diketahui bahwa rompi ini merupakan hadiah yang diberikan pribadi oleh Rosululloh SAW.
Dalam sebuah kisah, Rompi Ontokusumo didapatkan oleh Sunan sehabis ia simpulan mengkhatam Al-Qur’an. Tepatnya pada malam Jum’at legi, Sunan Kalijaga bersama ke 8 sunan lain yang sedang berkumpul di Masjid Agung Demak datang-tiba mendapati sepucuk surat yang berisi pesan bahwa sang Sunan akan memperoleh hadiah berupa kulit kambing. Kulit kambing tersebut musti dibuat menjadi rompi. Rompi inilah yang kemudian disebut sebagai Rompi Ontokusumo.
Rompi ontokusumo sendiri kemudian menjadi piandel Kanjeng Sunan Kalijaga. Ketika mengenakan rompi ini, Sunan Kalijaga menjadi lebih berpengaruh. Rompi ini pulalah yang menjadi tameng dalam pertempurannya menaklukan ratu pantai selatan, Nyi Roro Kidul. Adapun hingga dikala ini, Rompi Ontokusumo masih terjaga di
2. Keris Kyai Carubuk
Selain Rompi Ontokusumo, Kanjeng Sunan Kalijaga juga mempunyai senjata pusaka berupa sebuah keris. Pusaka Sunan Kalijaga yang satu ini dibentuk oleh Empu Supa, yang tak lain yaitu sahabatnya sendiri. Saat diminta tolong untuk mengembangkan keris untuk Sang Sunan, Empu Supa terkaget-kaget karena konon materi yang diberikan padanya hanyalah besi berukuran sebuah biji asam. Meski hanya sebesar biji asam, besi yang diberikan sunan sebagai materi kerisnya ternyata mempunyai berat yang luar biasa, tak sesuai dengan besar dan ukurannya.
Singkat cerita, Empu Supa kemudian tamat mengerjakan tugasnya. Keris yang sudah jadi itu kemudian ia serahkan pada Sang Sunan. Oleh sang sunan, keris dengan 17 lekuk itu lalu diberi nama Keris Kyai Carubuk. Keris ini sangat ampuh dan diwariskan turun temurun. Keris ini bahkan mampu mengalahkan kesaktian keris setan kober yang dipunyai Arya Penangsang saat terjadi pemberontakan di Mataram.
3. Api Alam
Pusaka Sunan Kalijaga selanjutnya ialah api alam.
Api ini merupakan api baka yang sampai sekarang masih terus menyala di daerah Mrapen, Jawa Tengah. Api alam ditemukan pertama kali oleh Sunan kalijaga. Saat Sunan Kalijaga menancapkan tongkatnya ke tanah dalam perjalanan dakwahnya, tiba-tiba berhembus gas yang kemudian menjadi api dengan ukuran diameter 1,5 meter. Api ini sempat digunakan oleh Empu Supa untuk membuat keris sebelum akibatnya ditimbun menggunakan watu kapur agat tak membahayakan orang.
4. Sendang atau Sumur
Masih di daerah Mrapen, Sunan Kalijaga juga meninggalkan sebuah pusaka berupa sumur dengan air yang jernih. Sumur yang ketika ini sering diziarahi itu berubah warna airnya menjadi keruh kuning dan terlihat mendidih sesudah Empu Supa menyepuhkan keris yang dibentuknya di sumur pusaka ini.
5. Batu Bobot
Batu bobot ialah watu berat yang sengaja ditinggalkan sunan dalam perjalanan dalkwahnya di Mrapen.
Batu ini sengaja ditinggalkan lantaran beratnya yang luar biasa dan tak mungkin di bawa dalam perjalanan pulang. Batu bobot ini juga pernah dijadikan landasan Empu Supa ketika menciptakan keris Kyai Carubuk.
Nah, itulah beberapa pusaka Sunan Kalijaga yang hingga sekarang masih dapat kita temui.





0 Response to "Pusaka sunan Kalijaga yang masih utuh sampai ketika ini"
Post a Comment