Manfaat tanaman Widuri
![]() |
| Widuri Calotropis gigantean Dryand. |
Familia
Asclepiadaceae.
Sinonim
Asclepias gigantean Linn.
Nama kawasan
- Sumatra : rubric (Aceh), biduri, lembega, rembega, remingu (Melayu), rumbigo (Minangkabau).
- Jawa : babakoan, badori, biduri, widuri (Sunda), saduri, widuri, (Jawa), bidhuri, (Madura), burigha (Kangean).
- Nusa Tenggara : maduri (Bali), rembiga (sasak), kore (Bima), krokoh (Flores), kolomsusu (Timor).
- Sulawesi : rambega (Makasar, Bugis).
Nama aneh
Niu chia kua (T), asclepiad tree, crown flower,
mudar plant (I), dokrak (Th), widuri, reminggu (M), kapal-kapal (F) oschertrach.
Sifat Kimiawi dan dampak Farmakologis
Pedas, tajam, pahit, memiliki kegunaan sebagai pencahar
(purgative), digestif, tonik (pada takaran yang kecil), menambah nafsu makan
(stomakik) peluruh muntah (emetikum).
Kandungan Kimia
Mengandung glukosida (kalotropin, fuscharin,
kalotoksin). Kulit batang mengandung dammar. Daun mengandung kalotropin, damar,
floavil dan alban.
Bagian yang digunakan
Kulit pohon, akar, daun, bunga dan getah.
Kegunaan
- Gigi rusak.
- Radang anak pendengaran (otitis).
- Radang lambung (gastritis).
- Kejang jantung (angina pectoris).
- Kudis (scabies).
- Campak/gabag (morbili).
- Kutil, abses (furunculus).
- Eksim (eczema).
Dosis Pemakaian
- Pemakaian luar : daun widuri dicuci dan dihaluskan lalu ditempelkan pada kulit yang sakit atau getahnya dioleskan pada serpihan yang sakit.
- Pemakaian dalam : 10-30 gram, direbus kemudian airnya diminum.
Pemakaian Luar
- Gigi rusak (caries) : getah widuri 3-4 tetes dengan kapas dilumaskan pada gigi yang rusak, jangan terkena gigi yang sehat. Lakukan 1-2 kali sehari.
- Kutil : getah widuri dan kapur sirih secukupnya dicampur kemudian dioleskan pada kulit yang terdapat kutil. Lakukan 2-3 kali sehari secara teratur sampai kutil hilang.
- Bisul (furunculus) : daun widuri secukupnya dihaluskan kemudian dioleskan pada abses semoga lekas matang.
- Eksim (eczema): getah widuri beberapa tetes dilumaskan pada kulit yang terkena eksim. Lakukan 2 kali sehari secara teratur.
- Kudis (Scabies) : Cara ke-1 : 30 gram daun widuri segar dan 30 gram daun ketepeng china (Cassia Alata L.) dicuci bersih dan ditumbuk sampai keluar cairan, kemudian dioleskan pada kulit yang terkena kudis; atau Cara ke-2 : 30 gram daun widuri digiling halus, dicampur dengan 50 cc air higienis dan sedikit kapur sirih lalu digosokan dan dilumaskan pada kulit yang sakit. Lakukan 2 kali sehari.
Pemakaian Dalam
- Kejang jantung (angina pectoris) : ¾ jari kulit widuri, 15 gram daun sembung (Blumea balsamifera DC.), daun tuhan (Gynura segetum [Lour] Merr.) dan daun kacapiring (Gardenia augusta Merr.) masing-masing 25 gram dan gula enau (Arenga pinnata Merr.) secukupnya, dicuci dan dipotong-potong seperlunya lalu direbus dengan 800 cc air hingga tersisa 450 cc, sesudah acuh taacuh disaring kemudian diminum untuk 3 kali sehari, setiap kali 150 cc.
- Radang lambung (gastritis) : 20 gram bunga widuri dan 50 gram daun pengecap buaya (Aloe vera L.) yang telah dikupas kulitnya, direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, sehabis cuek disaring kemudian diminum untuk 2 kali sehari, setiap kali 150 cc.
- Campak/gabag (morbili) : 15 gram daun widuri, 10 gram kunyit (Curcuma longa L.), 15 gram daun asam muda (Tamarindus indica L.) dan 15 gram pegagan (Centella asiatica [L.] Urban.), dicuci dan direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, disaring tambahkan dua sendok makan madu lalu diminum untuk 2 kali sehari, setiap kali 150 cc.
Catatan
Setiap pengobatan dilakukan secara teratur. Untuk
penyakit yang serius disarankan untuk tetap berkonsultasi pada dokter.
Kunjungi tanaman berkhasiat obat yang lain di Macam tanaman berkhasiat Obat

0 Response to "Manfaat tanaman Widuri"
Post a Comment