-->

Sejarah Penyebaran Agama Islam di Indonesia



Pada masa kedatangan agama Islam, penyebaran agama Islam dilakukan oleh para pedagang Arab dibantu oleh para pedagang Persia dan India. Abad ke 7 Masehi merupakan awal kedatangan agama Islam. Pada masa ini, baru sebagian kecil penduduk yang bersedia menganutnya karena masih berada dalam kekuasaan raja-raja Hindu-Budha.

Sejarah masuknya Islam ke Indonesia dan proses penyebarannya berlangsung dalam waktu yang lama ialah dari abad ke 7 sampai masa ke 13 Masehi. Selama masa itu, para pedagang dari Arab, Gujarat, dan Persia makin intensif membuatkan Islam di tempat yang mereka kunjung terutama di tempat pusat perdagangan. Di samping itu, para pedagang Indonesia yang sudah masuk Islam dan para Mubaligh Indonesia juga ikut berperan dalam penyebaran Islam di berbagai wilayah Indonesia. Akibatnya, dampak Islam di Indonesia makin bertambah luas di kalangan masyarakat terutama di tempat pantai.

Pada akhir era ke 12 Masehi, kekuasaan politik dan ekonomi Kerajaan Sriwijaya mulai merosot. Seiring dengan kemunduran dampak Sriwijaya, para pedagang Islam beserta para mubalighnya kian ulet melaksanakan kiprah politik. Misalnya, saaat mendukung kawasan pantai yang ingin melepaskan diri dari kekuasaan Sriwijaya.

Menjelang berakhirnya periode ke 13 sekitar tahun 1285 bangun kerajaan bercorak Islam yang berjulukan Samudra Pasai. Malaka yang merupakan sentra perdagangan penting dan juga sentra penyebaran Islam berkembang pula menjadi kerajaan gres dengan nama Kesultanan Malaka.

Pada awal kala ke 15, kerajaan Majapahit mengalami kemerosotan, bahkan pada tahun 1478 mengalami keruntuhan. Banyak kawasan yang berusaha melepaskan diri dari kerajaan Majapahit. Pada tahun 1500, Demak bangun sebagai kerajaan Islam pertama di Jawa. Berkembangnya kerajaan Demak sebagai kerajaan Islam ini kemudian disusul bangunnya Kesultanan Banten dan Kesultanan Cirebon. Di luar Jawa juga banyak berkembang kerajaan yang bercorak Islam seolah-olah Kesultanan Ternate, Kesultanan Gowa, dan kesultanan Banjar.

Melalui kerajaan-kerajaan bercorak Islam itulah, agama Islam makin berkembang pesat dan tersebar di banyak sekali wilayah Indonesia. Agama Islam tidak hanya dianut oleh penduduk di tempat pantai saja, tetapi sudah menyebar ke daerah-daerah pedalaman.



Saluran Penyebaran Agama Islam di Indonesia

Proses masuk dan berkembangnya agama Islam di Indonesia berlangsung secara sedikit demi sedikit dan dialakukan secara damai melalui beberapa terusan berikut:


  • Saluran perdagangan, proses penyebaran agama Islam dilakukan oleh para pedagang muslim yang menetap di kota-kota pelabuhan untuk membentuk perkampungan muslim, misalnya Pekojan. Saluran ini merupakan saluran yang dipilih sejak awal sejarah masuknya Islam ke Indonesia.
  • Saluran perkawinan, proses penyebaran agama Islam dilakukan dengan cara seseorang yang telah menganut Islam menikah dengan seorang yang belum menganut Islam sehingga akhirnya pasangaannya itu ikut menganut Islam.
  • Saluran dakwah, proses penyebaran Islam yang dilakukan dengan cara memberi penerangan ihwal agama Islam seperti yanbg dilakukan Wali Songo dan para ulama lainnya.Saluran pendidikan, proses ini dilakukan dengan mendirikan pesantren guna memperdalam pedoman-ajaran Islam yang lalu membuatkannya.
  • Saluran seni budaya, proses penyebaran Islam memakai media-media seni budaya seakan-akan pergelaran wayang kulit yang dilakukan Sunan Kalijaga, upacara sekaten, dan seni sastra.Proses tasawuf, penyebaran Islam dilakukan dengan menyesuaikan pola pikir masyarakat yang masih berorientasi pada fatwa agama Hindu dan Budha.


Alasan Agama Islam Mudah Diterima Masyarakat Indonesia

Proses penyebaran Islam di Indonesia berjalan dengan cepat karena didukung faktor-faktor berikut :


  • Syarat masuk Islam sangat simpel karena seseorang dianggap telah masuk Islam jika beliau telah mengucapkan kalimah syahadat.
  • Pelaksanaan ibadah sederhana dan biayanya murah.
  • Agama Islam tidak mengenal pembagian kasta sehingga banyak kelompok masyarakat yang masuk Islam karena ingin memperoleh derajat yang sama.
  • Aturan-aturan dalam Islam bersifat fleksibel dan tidak memaksa.
  • Agama Islam yang masuk dari Gujarat, India mendapat pengaruh Hindu dan tasawuf sehingga praktis dipahami.
  • Penyebaran agama Islam di Indonesia dilakukan secara hening tanpa kekerasan dan diadaptasi dengan kondisi sosial budaya yang ada.
  • Runtuhnya kerajaan Majapahit pada akhir periode ke 15 yang memudahkan penyebaran Islam tanpa ada pembatasan dari otoritas kerajaan Hindu-Budha.

0 Response to "Sejarah Penyebaran Agama Islam di Indonesia"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel