Manfaat dan dampak samping dari asam jawa
Asam jawa memiliki nama latin Tamarindus indica dan termasuk dalam keluarga Fabaceae. Pohon ini berasal dari Afrika, di Indonesia biasanya ditanam sebagai pohon perindang di tepi jalan. Tingginya bisa mencapai 25 meter. Ini merupakan satu-satunya tumbuhan yang namanya pohonnya sama dengan rasa buahnya.
Daging buah asam berwarna putih, dan berubah menjadi kecokelatan ketika sudah periodek. Agar dagig buah asam ini tetap tahan lama, biasanya diolah lagi dan warnanya menjelma kehitaman. Sering disebut sebagai asam kawak.
Daging buahnya ini mengandung bermacam-macam zat asam, diantaranya asam tatrat, malat, sitrat, suksinat, dan asetat. Zat asam ini memiliki kegunaan sebagai pencahar, untuk melancarkan buang air besar dan peredaran darah. Sementara kandungan flavonoid yang terdapat pada daunnya menimbulkan daun asam jawa ini sebagai antiradang dan menghilangkan rasa sakit.
Manfaat Asam Jawa untuk Kesehatan
Seperti yang sudah disampaikan sebelumnya, asam jawa dimanfaatkan sebagai bahan obat herbal untuk mengatasi banyak sekali penyakit. Bagian yang digunakan adalah buah dan daunnya. Berikut ini adalah ramuan tradisional asam jawa untuk yang dipakai sebagai obat tradisional.
1. Mengobati eksim
Eksim sering juga disebut eksema atau dermatitis. Penyakit ini menyerang jaringan kulit sehingga kulit melepuh dan mengeluarkan bengkak. Biasanya menyerang anak-anak yang kurang memperdulikan kesehatan. Asam jawa mampu membantu Anda mengatasinya.
Ambil segenggam asam jawa, umbi temulawak dan gula aren secukupnya. Semua bahan ditumbuk lalu direbus dengan 2 gelas air hingga tersisa 1 gelas. Saring airnya, kemudian minum. Lakukan pengobatan ini dua hari sekali.
Untuk pengobatan luar, siapkan 1 genggam daun asam jawa yang masih muda dan rimpang kunyit sebesar ibu jari. Kedua materi tersebut ditumbuk hingga halus, kemudian ditempelkan atau dibalurkan pada kulit yang sakit.
2. Mengobati disentri
Disentri berasal dari bahasa yunani yang berarti gangguan usus. Gejalanya berupa perut mulas, buang sir besar dan terkadang disertai darah dan lendir. Penyebabnya yaitu basil dan amoeba. Bisa diobati dengan ramuan tradisional asam jawa.
Caranya, haluskan 5 gram asam kawak, 10 gram kunyit dan 10 gram temulawak. Tambahkan secangkir air panas kemudian aduk hingga tercampur. Saring dana mbil airnya, lalu tambahkan 1 sendok makan madumurni. Aduk hingga rata kemudian diminum sekaligus pada pagi hari.
3. Obat penyakit difteri
Difteri ialah penyakit akses pernapasan yang disebabkan oleh kuman Corynebacterium diphtheriae. Gejalanya berupa sakit tenggorokan, demam, sulit bernapas dan menelan, mengeluarkan lendir dari ekspresi dan hidung, dan sangat lemah. Di era lalu, penyakit ini sempat merenggut ribuan nyawa. Seiring dengan kemajuan teknologi dan ilmu medis penyakit ini sudah ditemukan obatnya. Bisa juga diatasi dengan ramuan tradisional asam jawa.
Caranya, sediakan 5 gram lobak, 5 gram bawang merah, 5 gram kencur, dan 10 gram daun pepaya muda. Semua materi ditumbuk atau diblender hingga halus. Tambahkan asam jawa, lalu seduh dengan segelas air panas. Ramuan tersebut dipakai untuk berkumur hingga ke tenggorokan. Lakukan 3 kali sehari.
4. Mengatasi darah rendah
Tekanan darah rendah yaitu keadaan sebaliknya dari hipertensi, dikenal juga dengan istilah hipotensi. Keadaan ini berbeda dengan anemia (kurang darah). Untuk mengatasinya, gunakan ramuan tradisional asam jawa berikut ini.
Bahanya ialah 5 gram asam jawa, 250 gram daun bayam, 10 gram gula aren, 50 gram bawang merah, 15 gram cabe rawit, dan garam dapur secukupnya.
Caranya, daun bayam direbus setengah matang untuk dijadikan lalapan. Semua materi lainnya ditumbuk halus dan dibentuk sambal. Dimakan sebagai makan siang dengan nasi beras merah. Lakukan setiap hari. Enak bukan?
5. Mengobati ambeien
Banyak orang merasa malu ketika terkena penyakit ambeien atau wasir ini. Dan baru melaksanakan pengobatan ketika kondisinya sudah parah. Sebenarnya, wasir mampu diobati oleh ramuan tradisional asam jawa berikut ini.
Siapkan 1 gram asam jawa, 6 gram daun keji kaca, 3 gram temulawak dan 6 gram meniran. Setelah dibersihkan, semua bahan direbus dengan 1 liter air hingga tersisa setengahnya. Setelah hambar, saring airnya dan diminum 3 kali sehari, secara rutin.
6. Mengatasi demam sesudah nifas
Nifas yaitu darah yang keluar dari rahim setelah melahirkan, ada beberapa perempuan yang mengalami demam. Untuk mengatasinya mampu dengan menggunakan ramuan tradisional berikut ini.
Sediakan satu jari asam kawak (asam yang sudah diolah, berwarna hitam) dan gula aren secukupnya. Kemudian asam dan gula aren diseduh dengan satu gelas air panas. Setelah agak hangat, airnya diminum sekaligus. Lakukan pengobatan ini dua kali sehari.
7. Menurunkan demam bayi
Jika bayi mengalami demam, jangan panik. Dan jangan pribadi mmberikan obat yang mengandung antibiotik karena akan menyampaikan imbas buruk pada sistem kekebalan tubuhnya. Buatlah ramuan tradisional untuk mengatasi demam bayi berikut ini.
Ambil asam kawak dan kunyit masing-masing sebesar ibu jari, 5 lembar daun melati muda, dan dua tangkai daun bawang. Semua bahan ditumbuk hingga halus. Tempelkan pada ubun-ubun bayi, biarkan hingga kering. Ini merupakan resep turun temurun dari nenek moyang yang sudah terbukti khasiatnya.
8. Menurunkan kolesterol
Penderita kolesterol harus benar-benar menjaga gaya hidup dan acuan makan. Banyak pantangannya. Nah, ramuan tradisional berikut ini dapat membantu Anda menujrunkan kadar kolesterol dalam darah.
Ambil 200 gram daun asam jawa, kemudian ditumbuk hingga halus. Tambahkan 200 ml atau segelas air panas. Saring airnya dan diminum sekaligus. Lakukan pengobatan ini 3 kali sehari.
9. Mengobati nyeri haid
Cara pertama: Ambil 1 genggam daun asam jawa yang masih muda dan 2 jari rimpang kunyit. Keduanya ditumbuk hingga halus lalu tambahkan setengah gelas air matang. Saring dan minum airnya.
Cara kedua: Sediakan setengah jari asam kawak, 10 potong temulawak, dan gula aren secukupnya. Rebus semua materi tersebut dengan 1 gelas air hingga tersisa setengahnya. Saring airnya dan minum sekaligus. Lakukan selama satu minggu sebelum kala haid.
Catatan: Ramuan asam kawak ini tidak boleh diminum oleh wanita hamil.
10. Mengobati sariawan
Meski bukan penyakit berbahaya yang menyebabkan ajal, namun sariawan ialah penyakit yang sangat menyiksa. Tak ada kuliner lezat ketika sedang mengalami sariawan. Ramuan tradisional berikut ini mampu membantu Anda mengatasi sariawan.
Caranya, satu genggam daun asam jawa muda dicuci bersih dan 5 cm rimpang kunyit diiris tipis-tipis. Rebus dengan 4 gelas air hingga tersisa 2 gelas saja. Bisa tambahkan gula aren ketika merebus agar rasanya lebih lezat. Minum ramuan tersebut setiap pagi dan sore masing-masing satu gelas.
11. Mengobati bisul
Anda punya bisul? Pasti sangat tersiksa, apalagi kalau letak di pantat. Bikin ngga mampu duduk. Tapi ramuan berikut ini akan membantu Anda mengobatinya.
Ambil 5 gram asam kawak, 10 gram daun bayam duri, 10 gram daun kangkung dan garam secukupnya. Daun kangkung dan bayam duri ditumbuk hingga halus, tambahkan asam kawak dan garam secukupnya. Tempelkan ramuan tersebut pada bisul sampai semua permukaannya tertutupi.
Kalau sudah kering, bisa diganti dengan ramuan baru. Dengan cara ini bisul akan cepat matang dan pecah, sehingga proses penyembuhannya lebih cepat.
12. Mengobati asma
Untuk mengobati asma, caranya cukup mudah. Siapkan 2 potong kulit pohon asam jawa dan adas pulowaras secukupnya. Rebus kedua bahan tersebut dengan 2 gelas air hingga tersisa 1 gelas. Saring airnya dan minum sekaligus. Lakukan pengobatan ini setiap hari.
13. Obat watuk kering
Batuk kering biasanya disertai dengan rasa gatal dan perih di tenggorokan. Kita mampu mengobatinya dengan ramuan tradisional berikut ini.
Siapkan 3 buah polong asam jawa dan satu genggam daun saga. Buah asam jawa dan daun saga direbus dengan 4 gelas air hingga tersisa tersisa 2 gelas. Saring airnya dan minum 2 kali sehari, tiap pagi dan sore. Lakukan pengobatan ini secara rutin.
Cara kedua, siapkan 2 gelas daun asam jawa, 2 gelas daun saga, dan 5cm kayu bagus cina. Semua bahan dicuci bersih kemudian direbus dengan 3 gelas air hingga tersisa dua gelas. Saring airnya dan diminum pada siang hari. Lakukan secara rutin.
14. Obat sakit perut
Sakit disebabkan oleh beberapa hal. Bisa disentri, makan makanan terlalu pedas atau asam dan lain sebagainya. Jika Anda mengalaminya, cobalah ramuan tradisional warisan nenek moyang yang satu ini.
Ambil 3 buah polong asam jawa yang sudah periodek, kapur sirih dan minyak kayu putih secukupnya. Asam jawa dan kapur sirih ditumbuk hingga halus, kemudian ditambahkan minyak kayu putih dan aduk hingga rata. Ramuan tersebut dibalurkan pada perut yang sakit.
15. Mengobati keputihan
Keputihan merupakan penyakit yang umum menyerang daerah kewanitaan. Terkadang keputihan disertai dengan rasa gatal dan berbau tidak sedap. Keputihan yang seperti ini sangat mengganggu dan harus segera diatasi. Berikut ini ramuan herbal warisan nenek moyang untuk mengatasi keputihan.
Siapkan asam kawak sebesar kelereng, 25 helai daun beluntas dicuci, 5 cm rimpang kunyit (dicuci, dikupas), dan gula aren secukupnya. Haluskan daun beluntas dan kunyit, lalu seduh dengan 1/2 gelas air panas. Tambahkan asam dan gula aren, aduk rata. Saring airnya, lalu diminum setiap kali hendak tidur malam. Lakukan setiap hari.
16. Mengobati gatal alergi dan biduran
Penyakit biduran dikenal juga dengan istilah kaligata, hives, atau urtikaria. Kulit yang terserang biasanya terasa gatal, kemerahan serta muncul tonjolan-tonjolan yang mampu menyebar dari satu titik ke titik lainnya. Penyebabnya bisa lantaran alergi atau disengat serangga, bulu ulat gatal juga mampu menyebabkan kondisi ini. bila anda mengalaminya, obati dengan ramuan di bawah ini.
Sediakan materi-bahannya berupaka 3 buah asam jawa, 1/4 sendok makan kapur sirih, dan garam secukupnya. Semua bahan direbus dengan 3 gelas air hingga tersisa hanya 1 gelas saja. Setelah cuek airnya disaring dan diminum dua kali sehari tiap pagi dan sore.
17. Mengobati sakit panas
Anak-anak biasanya sangat rawan terkena sakit panas. Tudak perlu khawatur kalau hal itu terjadi. Sediakan saja 2 polong asam jawa dan garam secukupnya. Seduh kedua materi tersebut dengan segelas air panas, lalu disaring. Airnya diminum sekaligus selagi masih hangat. Wanita hamil tidak boleh minum ramuan ini!
18. Obat luka gres
Jika anda terluka baik itu lantaran terkena senjata tajam maupun terjatuh, obati dengan daun asam jawa untuk menghentikan pendarahan sekaligus mempercepat pengeringan luka. Caranya, ambil daun asam jawa secukupnya kemudian dikunyah dan ditempelkan pada luka.
19. Mengobati rematik
Rematik atau pegal linu biasanya menyerang daerah pinngang. Sering diderita oleh mereka yang berusia lanjut atau para pekerja keras. Untuk mengatasinya, sediakan 1 genggam daun asam jawa, dan 2-3 biji asam jawa. Kedua materi tersebut dihaluskan kemudian ditempelkan pada pecahan pinggang yang sakit sambil diijit-pijit.
20. Mengobati borok
Borok merupakan luka yang terbuka pada kulit, terasa perih, gatal, basah dan mengandung infeksi. Biasanya disebabkan karena luka dan infeksi. Untuk mengobatinya, mampu dicoba dengan ramuan herbal asam jawa. Ambil beberapa biji asam jawa kemudian ditumbuk hingga halus. Ramuan tersebut ditempelkan pada borok kemudian diperban. Ganti sehari sekali.
21. Mengobati gatal pada bekas luka yang sudah kering
Bekas luka yang sudah kering terkadang masih menyisakan rasa gatal sehingga tidak tahan ingin menggaruknya. Namun, bila digaruk akan mengakibatkan luka lecet yang membuatnya terbuka kembali. Untuk mengatasinya mampu memakai cara berikut.
Rendam asam kawak dengan air matang sampai mengembang. Lalu gosokkan pada bekas luka yang gatal. Atau mampu juga dengan menghaluskan 1 genngam daun asam dan kunyit secukupnya. Lalu tempelkan ramuan tersebut pada bekas luka yang terasa gatal.
22. Mengobati demam
Bukan cuma efekfit mengobati sakit panas yang diderita oleh anak-anak, daun asam jawa juga ampuh untuk menujrunkan demam pada orang akil balig cukup akal. Jadi, jikalau anda terkena demam mampu ambil 1 genggam daun asam jawa dan adas pulawaras secukupnya. Kedua bahan tersebut direbus dengan 1 liter air hingga tersisa setengahnya. Saring airnya, kemudian diminum 2 kali sehari tiap pagi dan sore.
23. Bengkak karena digigit serangga
Beberapa jenis serangga memiliki mampu yang kalau menyengat mampu menyebabkan kulit abuh. Misalnya lipan, lebah, tawon dan kalajengking. Meskipun sengatannya tidak sampai membahayakan nyawa, namun tetap harus diobati. Nah, salah satu ramuan tradisional untuk mengatasinya yaitu dengan asam jawa.
Caranya, ambil 3 biji asam jawa lalu ditumbuk hingga halus. Bagian yang abuh dibersihkan dulu dengan kain yang sudah diolesi dengan minyak kayu putih. Setelah itu tempelkan asam jawa yang sudah ditumbuk halus pada potongan yang bengkak (sakit).
24. Mengobati gatal berupa titik-titik merah mengandung air
Entah apa nama penyakit ini, tapi yang terperinci kondisi kulit yang terserang terasa gatal dengan munculnya bintik-bintik merah pada permukaan kulit dan mengandung air miri cacar atau campak, tapi bukan. Apa pun nama penyakitnya jikalau anda mengalami kondisi yang seolah-olah ini segera obati dengan ramuan asam jawa berikut ini.
Ambil temulawak sebesar ibu jari kemudian dicuci bersih dan diiris tipis. Rebus dengan segelas air bersama gula aren sampai airnya hanya tersisa setengah gelas. Tambahkan asam kawak sebesar ibu jari dan aduk hingga rata. Saring airnya dan minum sekaligus.
25. Mengatasi kedaluwarsa anyir saat haid
Terkadang, haid disertai dengan baua nyir. Untuk mengatasinya, ambil asam kawak sebesar ibu jari, 10 iris temulawak dan irisan gula aren secukupnya. Seduh dengan air panas sebanyak satu gelas. Aduk-aduk hingga merata dan gula aren larut. Saring airnya dan diminum sekaligus. Lakuakn setiap hari selama masa haid.
26. Mengobati penyakit campak
Penyakit campak biasanya menyerang belum dewasa meskipun dulunya sudah diberikan vaksin. Ada yang bilang setiap orang pasti terkena penyakit ini sekali seumur hidupnya. Saya sendiri juga pernah mengalaminya. Penyakit campak merupakan penyakit menular yan disebabkan oleh virus campak dari goglongan Paramixovirus. Untuk mengatasinya mampu dengan memakai ramuan tradisional dari asam jawa berikut ini.
Bahan yang diperlukan untuk membuatnya adalah 3 gelas daun asam jawa, 3 iris rimpang kunyit segar (dicuci bersih), gula aren dan garam secukupnya. Semua materi direbus dengan 2 gelas air hingga tersisa satu gelas. Setelah hambar, airnya disaring dan diminum 2 kali sehari tiap pagi dan sore.
Manfaat Asam Jawa untuk Kecantikan
Khasiat asam jawa bukan cuma untuk kesehatan dan dunia pengobatan tradisional, melainkan juga bagi dunia kecantikan. Manfaat asam jawa untuk kecantikan diantaranya mengobati jerawat dan perawatan kecantikan kulit wajah. Caranya, simak ulasan berikut ini.
27. Mengobati jerawat
Siapa sih yang tidak kesal dengan jerawat? Bahkan ketika sudah sembuh pun masih menyisakan bekas yang berupa flek hitam dan bahkan luka bopeng pada kulit. Untuk mengatasi jerawat, Anda bisa mengguankan ramuan kunyit seakan-akan di bawah ini.
Bahan: 12 lembar daun sambiloto, 10 iris temulawak, 5 cm kencur, 1 sendok teh adas, dan 10 lembar daun jintan, semua materi dicuci. Asam kawak sebesar ibu jari orang akil balig cukup akal.
Cara pengobatan: Semua materi ditumbuk hingga halus, dan tambahkan asam kawak. Seduh dengan 2 gelas air panas. Setelah hambar, airnya disaring dan diminum 3 kali sehari.
Untuk pengobatan luar, ambil 3 biji asam jawa kemudian diseduh dengan segelas air panas. Setelah dingin, airnya disaring dan digunakan untuk basuh muka pada pagi hari.
28. Mencerahkan kulit
Asam jawa bisa juga digunakan untuk perawatan kulit supaya tampak lebih cerah. Caranya, lumatkan daging buah asam jawa dengan air hangat. Tambahkan sedikit bubuk kunyit kemudian aduk hingga membentuk adonan seperti lulur. Gunakan ramuan tersebut sebagai lulur, diamkan selama 15 menit supaya nutrisi meresap. Kemudian bilas dengan air bersih.
29. Mengangkat sel kulit mati
Kandungan Alpha Hydroxy Acids (AHA) dalam buah asam jawa mampu membantu mengangkat sel-sel kulit mati yang menciptakan wajah terlihat kusam. Caranya, lumatkan daging buah asam jawa dengan sedikit garam dan yogurt hingga terbentuk adonan sepeti pasta. Aplikasikan gabungan tersebut pada wajah sebagai masker, hindari serpihan mata. Diamkan selama 20 menit, sambil dipijat perlahan untuk mengangkat sel-sel kulit mati. Bilas dengan air bersih.
30. Menghilangkan selulit
Selulit atau disebut sebagai sindrom kulit jeruk yaitu lemak yang terperangkap di bawah permukaan kulit. Lemak yang tidak berhasil dibuang ini menimbulkan tekstur yang tidak rata pada kulit, seperti kulit jeruk. Selulit biasanya menyerang bagian badan yang menjadi sarang lemak seakan-akan lengan atas penggalan dalam dan belakang, paha dalam atas dan belakang, punggung atas (di bawah pundak), punggung bawah, dan bokong.
Untuk mengatasinya campurkan asam jawa dengan sedikit gula pasir, baking soda dan air perasan jeruk lemon. Aduk hingga benar-benar merata. Gunakan pada kulit dimana selulit berada, sambil dipijat-pijat secara lembut dengan arah melingkar searah jarum jam. Diamkan selama 10 menit, lalu higieniskan dengan air hangat.
efek samping dari buah asam jawa ini:
1. Meningkatkan pendarahan dengan obat tertentu
Asam jawa mampu meningkatkan risiko perdarahan dan menjadi sangat berbahaya jika dikonsumsi bersamaan dengan obat tertentu, seperti:
Aspirin
Non-Steroidal Anti-Inflammatory Drugs atau NSAIDs (ibuprofen, naproxen, dll.)
Pengencer darah atau anticoagulants (heparin, warfarin, dll.)
Obat anti-platelet (clopidogrel, dll)
Jadi jangan mengkonsumsi asam jawa dengan jenis obat diatas.
2. Menyebabkan hipoglikemia
Asupan buah asam dalam jumlah besar secar reguler dapat menyebabkan penurunan kadar glukosa, sehingga terjadi hipoglikemia. Menurut para ahli, kecukupan asupan asam ialah 10 gram per hari yang berarti hanya 0,8% dari asupan makanan biasa. Konsumsi lebih dari jumlah ini mampu menyebabkan kekurangan glukosa dalam tubuh kita.
3. Bisa menyebabkan reaksi alergi
Alergi atau hipersensitivitas ialah salah satu pengaruh samping yang paling umum dari buah asam. Beberapa orang akan mengalami tanda-tanda seperti ruam, gatal-gatal, peradangan, pingsan, muntah, sesak napas, dll dengan mengkonsumsi buah ini.
4. Bisa merusak enamel gigi
Buah asam sangat asam secara alami. Jika Anda makan asam dalam jumlah berlebihan, enamel gigi Anda cenderung terkorosi oleh komponen asamnya. Ingat, terlalu banyak asam sangat jelek bagi kesehatan serta untuk tampilan gigi Anda.
5. Menyebabkan batu empedu
Sebuah studi observasional yang dilakukan oleh beberapa ilmuwan India telah mengambarkan bahwa sering mengkonsumsi sejumlah besar buah asam dapat menyebabkan pembentukan batu pada kandung empedu. Hal ini dapat menyebabkan sejumlah perkara kesehatan, termasuk penyakit kuning, demam akut, kram perut, mual, muntah, kasus pencernaan, masalah hati, dan sebagainya.
6. Menyebabkan asam refluks
Seperti dikatakan sebelumnya, asam merupakan elemen makanan asam. Ketika kita makan, kadar asam naik dalam akses pencernaan kita, terutama perut . Kaprikornus, jikalau Anda sudah menderita kasus pencernaan seperti penyakit gastroesophageal reflux (GERD) atau 'refluks asam', Anda harus menghindari buah asam ini.
7. Menghasilkan pengaruh laksatif
Pulp atau ekstrak asam terkenal karena kualitas pencahar nya. Tapi kalau Anda sudah memakai produk pencahar lainnya, pastikan bahwa Anda tidak mengkonsumsi buah asam ini.
Demikian pengaruh negatif dan manfaat dari buah asam jawa bagi kesehatan dan kecantikan.
Semoga bermanfaat.
Daging buah asam berwarna putih, dan berubah menjadi kecokelatan ketika sudah periodek. Agar dagig buah asam ini tetap tahan lama, biasanya diolah lagi dan warnanya menjelma kehitaman. Sering disebut sebagai asam kawak.
Daging buahnya ini mengandung bermacam-macam zat asam, diantaranya asam tatrat, malat, sitrat, suksinat, dan asetat. Zat asam ini memiliki kegunaan sebagai pencahar, untuk melancarkan buang air besar dan peredaran darah. Sementara kandungan flavonoid yang terdapat pada daunnya menimbulkan daun asam jawa ini sebagai antiradang dan menghilangkan rasa sakit.
Manfaat Asam Jawa untuk Kesehatan
Seperti yang sudah disampaikan sebelumnya, asam jawa dimanfaatkan sebagai bahan obat herbal untuk mengatasi banyak sekali penyakit. Bagian yang digunakan adalah buah dan daunnya. Berikut ini adalah ramuan tradisional asam jawa untuk yang dipakai sebagai obat tradisional.
1. Mengobati eksim
Eksim sering juga disebut eksema atau dermatitis. Penyakit ini menyerang jaringan kulit sehingga kulit melepuh dan mengeluarkan bengkak. Biasanya menyerang anak-anak yang kurang memperdulikan kesehatan. Asam jawa mampu membantu Anda mengatasinya.
Ambil segenggam asam jawa, umbi temulawak dan gula aren secukupnya. Semua bahan ditumbuk lalu direbus dengan 2 gelas air hingga tersisa 1 gelas. Saring airnya, kemudian minum. Lakukan pengobatan ini dua hari sekali.
Untuk pengobatan luar, siapkan 1 genggam daun asam jawa yang masih muda dan rimpang kunyit sebesar ibu jari. Kedua materi tersebut ditumbuk hingga halus, kemudian ditempelkan atau dibalurkan pada kulit yang sakit.
2. Mengobati disentri
Disentri berasal dari bahasa yunani yang berarti gangguan usus. Gejalanya berupa perut mulas, buang sir besar dan terkadang disertai darah dan lendir. Penyebabnya yaitu basil dan amoeba. Bisa diobati dengan ramuan tradisional asam jawa.
Caranya, haluskan 5 gram asam kawak, 10 gram kunyit dan 10 gram temulawak. Tambahkan secangkir air panas kemudian aduk hingga tercampur. Saring dana mbil airnya, lalu tambahkan 1 sendok makan madumurni. Aduk hingga rata kemudian diminum sekaligus pada pagi hari.
3. Obat penyakit difteri
Difteri ialah penyakit akses pernapasan yang disebabkan oleh kuman Corynebacterium diphtheriae. Gejalanya berupa sakit tenggorokan, demam, sulit bernapas dan menelan, mengeluarkan lendir dari ekspresi dan hidung, dan sangat lemah. Di era lalu, penyakit ini sempat merenggut ribuan nyawa. Seiring dengan kemajuan teknologi dan ilmu medis penyakit ini sudah ditemukan obatnya. Bisa juga diatasi dengan ramuan tradisional asam jawa.
Caranya, sediakan 5 gram lobak, 5 gram bawang merah, 5 gram kencur, dan 10 gram daun pepaya muda. Semua materi ditumbuk atau diblender hingga halus. Tambahkan asam jawa, lalu seduh dengan segelas air panas. Ramuan tersebut dipakai untuk berkumur hingga ke tenggorokan. Lakukan 3 kali sehari.
4. Mengatasi darah rendah
Tekanan darah rendah yaitu keadaan sebaliknya dari hipertensi, dikenal juga dengan istilah hipotensi. Keadaan ini berbeda dengan anemia (kurang darah). Untuk mengatasinya, gunakan ramuan tradisional asam jawa berikut ini.
Bahanya ialah 5 gram asam jawa, 250 gram daun bayam, 10 gram gula aren, 50 gram bawang merah, 15 gram cabe rawit, dan garam dapur secukupnya.
Caranya, daun bayam direbus setengah matang untuk dijadikan lalapan. Semua materi lainnya ditumbuk halus dan dibentuk sambal. Dimakan sebagai makan siang dengan nasi beras merah. Lakukan setiap hari. Enak bukan?
5. Mengobati ambeien
Banyak orang merasa malu ketika terkena penyakit ambeien atau wasir ini. Dan baru melaksanakan pengobatan ketika kondisinya sudah parah. Sebenarnya, wasir mampu diobati oleh ramuan tradisional asam jawa berikut ini.
Siapkan 1 gram asam jawa, 6 gram daun keji kaca, 3 gram temulawak dan 6 gram meniran. Setelah dibersihkan, semua bahan direbus dengan 1 liter air hingga tersisa setengahnya. Setelah hambar, saring airnya dan diminum 3 kali sehari, secara rutin.
6. Mengatasi demam sesudah nifas
Nifas yaitu darah yang keluar dari rahim setelah melahirkan, ada beberapa perempuan yang mengalami demam. Untuk mengatasinya mampu dengan menggunakan ramuan tradisional berikut ini.
Sediakan satu jari asam kawak (asam yang sudah diolah, berwarna hitam) dan gula aren secukupnya. Kemudian asam dan gula aren diseduh dengan satu gelas air panas. Setelah agak hangat, airnya diminum sekaligus. Lakukan pengobatan ini dua kali sehari.
7. Menurunkan demam bayi
Jika bayi mengalami demam, jangan panik. Dan jangan pribadi mmberikan obat yang mengandung antibiotik karena akan menyampaikan imbas buruk pada sistem kekebalan tubuhnya. Buatlah ramuan tradisional untuk mengatasi demam bayi berikut ini.
Ambil asam kawak dan kunyit masing-masing sebesar ibu jari, 5 lembar daun melati muda, dan dua tangkai daun bawang. Semua bahan ditumbuk hingga halus. Tempelkan pada ubun-ubun bayi, biarkan hingga kering. Ini merupakan resep turun temurun dari nenek moyang yang sudah terbukti khasiatnya.
8. Menurunkan kolesterol
Penderita kolesterol harus benar-benar menjaga gaya hidup dan acuan makan. Banyak pantangannya. Nah, ramuan tradisional berikut ini dapat membantu Anda menujrunkan kadar kolesterol dalam darah.
Ambil 200 gram daun asam jawa, kemudian ditumbuk hingga halus. Tambahkan 200 ml atau segelas air panas. Saring airnya dan diminum sekaligus. Lakukan pengobatan ini 3 kali sehari.
9. Mengobati nyeri haid
Cara pertama: Ambil 1 genggam daun asam jawa yang masih muda dan 2 jari rimpang kunyit. Keduanya ditumbuk hingga halus lalu tambahkan setengah gelas air matang. Saring dan minum airnya.
Cara kedua: Sediakan setengah jari asam kawak, 10 potong temulawak, dan gula aren secukupnya. Rebus semua materi tersebut dengan 1 gelas air hingga tersisa setengahnya. Saring airnya dan minum sekaligus. Lakukan selama satu minggu sebelum kala haid.
Catatan: Ramuan asam kawak ini tidak boleh diminum oleh wanita hamil.
10. Mengobati sariawan
Meski bukan penyakit berbahaya yang menyebabkan ajal, namun sariawan ialah penyakit yang sangat menyiksa. Tak ada kuliner lezat ketika sedang mengalami sariawan. Ramuan tradisional berikut ini mampu membantu Anda mengatasi sariawan.
Caranya, satu genggam daun asam jawa muda dicuci bersih dan 5 cm rimpang kunyit diiris tipis-tipis. Rebus dengan 4 gelas air hingga tersisa 2 gelas saja. Bisa tambahkan gula aren ketika merebus agar rasanya lebih lezat. Minum ramuan tersebut setiap pagi dan sore masing-masing satu gelas.
11. Mengobati bisul
Anda punya bisul? Pasti sangat tersiksa, apalagi kalau letak di pantat. Bikin ngga mampu duduk. Tapi ramuan berikut ini akan membantu Anda mengobatinya.
Ambil 5 gram asam kawak, 10 gram daun bayam duri, 10 gram daun kangkung dan garam secukupnya. Daun kangkung dan bayam duri ditumbuk hingga halus, tambahkan asam kawak dan garam secukupnya. Tempelkan ramuan tersebut pada bisul sampai semua permukaannya tertutupi.
Kalau sudah kering, bisa diganti dengan ramuan baru. Dengan cara ini bisul akan cepat matang dan pecah, sehingga proses penyembuhannya lebih cepat.
12. Mengobati asma
Untuk mengobati asma, caranya cukup mudah. Siapkan 2 potong kulit pohon asam jawa dan adas pulowaras secukupnya. Rebus kedua bahan tersebut dengan 2 gelas air hingga tersisa 1 gelas. Saring airnya dan minum sekaligus. Lakukan pengobatan ini setiap hari.
13. Obat watuk kering
Batuk kering biasanya disertai dengan rasa gatal dan perih di tenggorokan. Kita mampu mengobatinya dengan ramuan tradisional berikut ini.
Siapkan 3 buah polong asam jawa dan satu genggam daun saga. Buah asam jawa dan daun saga direbus dengan 4 gelas air hingga tersisa tersisa 2 gelas. Saring airnya dan minum 2 kali sehari, tiap pagi dan sore. Lakukan pengobatan ini secara rutin.
Cara kedua, siapkan 2 gelas daun asam jawa, 2 gelas daun saga, dan 5cm kayu bagus cina. Semua bahan dicuci bersih kemudian direbus dengan 3 gelas air hingga tersisa dua gelas. Saring airnya dan diminum pada siang hari. Lakukan secara rutin.
14. Obat sakit perut
Sakit disebabkan oleh beberapa hal. Bisa disentri, makan makanan terlalu pedas atau asam dan lain sebagainya. Jika Anda mengalaminya, cobalah ramuan tradisional warisan nenek moyang yang satu ini.
Ambil 3 buah polong asam jawa yang sudah periodek, kapur sirih dan minyak kayu putih secukupnya. Asam jawa dan kapur sirih ditumbuk hingga halus, kemudian ditambahkan minyak kayu putih dan aduk hingga rata. Ramuan tersebut dibalurkan pada perut yang sakit.
15. Mengobati keputihan
Keputihan merupakan penyakit yang umum menyerang daerah kewanitaan. Terkadang keputihan disertai dengan rasa gatal dan berbau tidak sedap. Keputihan yang seperti ini sangat mengganggu dan harus segera diatasi. Berikut ini ramuan herbal warisan nenek moyang untuk mengatasi keputihan.
Siapkan asam kawak sebesar kelereng, 25 helai daun beluntas dicuci, 5 cm rimpang kunyit (dicuci, dikupas), dan gula aren secukupnya. Haluskan daun beluntas dan kunyit, lalu seduh dengan 1/2 gelas air panas. Tambahkan asam dan gula aren, aduk rata. Saring airnya, lalu diminum setiap kali hendak tidur malam. Lakukan setiap hari.
16. Mengobati gatal alergi dan biduran
Penyakit biduran dikenal juga dengan istilah kaligata, hives, atau urtikaria. Kulit yang terserang biasanya terasa gatal, kemerahan serta muncul tonjolan-tonjolan yang mampu menyebar dari satu titik ke titik lainnya. Penyebabnya bisa lantaran alergi atau disengat serangga, bulu ulat gatal juga mampu menyebabkan kondisi ini. bila anda mengalaminya, obati dengan ramuan di bawah ini.
Sediakan materi-bahannya berupaka 3 buah asam jawa, 1/4 sendok makan kapur sirih, dan garam secukupnya. Semua bahan direbus dengan 3 gelas air hingga tersisa hanya 1 gelas saja. Setelah cuek airnya disaring dan diminum dua kali sehari tiap pagi dan sore.
17. Mengobati sakit panas
Anak-anak biasanya sangat rawan terkena sakit panas. Tudak perlu khawatur kalau hal itu terjadi. Sediakan saja 2 polong asam jawa dan garam secukupnya. Seduh kedua materi tersebut dengan segelas air panas, lalu disaring. Airnya diminum sekaligus selagi masih hangat. Wanita hamil tidak boleh minum ramuan ini!
18. Obat luka gres
Jika anda terluka baik itu lantaran terkena senjata tajam maupun terjatuh, obati dengan daun asam jawa untuk menghentikan pendarahan sekaligus mempercepat pengeringan luka. Caranya, ambil daun asam jawa secukupnya kemudian dikunyah dan ditempelkan pada luka.
19. Mengobati rematik
Rematik atau pegal linu biasanya menyerang daerah pinngang. Sering diderita oleh mereka yang berusia lanjut atau para pekerja keras. Untuk mengatasinya, sediakan 1 genggam daun asam jawa, dan 2-3 biji asam jawa. Kedua materi tersebut dihaluskan kemudian ditempelkan pada pecahan pinggang yang sakit sambil diijit-pijit.
20. Mengobati borok
Borok merupakan luka yang terbuka pada kulit, terasa perih, gatal, basah dan mengandung infeksi. Biasanya disebabkan karena luka dan infeksi. Untuk mengobatinya, mampu dicoba dengan ramuan herbal asam jawa. Ambil beberapa biji asam jawa kemudian ditumbuk hingga halus. Ramuan tersebut ditempelkan pada borok kemudian diperban. Ganti sehari sekali.
21. Mengobati gatal pada bekas luka yang sudah kering
Bekas luka yang sudah kering terkadang masih menyisakan rasa gatal sehingga tidak tahan ingin menggaruknya. Namun, bila digaruk akan mengakibatkan luka lecet yang membuatnya terbuka kembali. Untuk mengatasinya mampu memakai cara berikut.
Rendam asam kawak dengan air matang sampai mengembang. Lalu gosokkan pada bekas luka yang gatal. Atau mampu juga dengan menghaluskan 1 genngam daun asam dan kunyit secukupnya. Lalu tempelkan ramuan tersebut pada bekas luka yang terasa gatal.
22. Mengobati demam
Bukan cuma efekfit mengobati sakit panas yang diderita oleh anak-anak, daun asam jawa juga ampuh untuk menujrunkan demam pada orang akil balig cukup akal. Jadi, jikalau anda terkena demam mampu ambil 1 genggam daun asam jawa dan adas pulawaras secukupnya. Kedua bahan tersebut direbus dengan 1 liter air hingga tersisa setengahnya. Saring airnya, kemudian diminum 2 kali sehari tiap pagi dan sore.
23. Bengkak karena digigit serangga
Beberapa jenis serangga memiliki mampu yang kalau menyengat mampu menyebabkan kulit abuh. Misalnya lipan, lebah, tawon dan kalajengking. Meskipun sengatannya tidak sampai membahayakan nyawa, namun tetap harus diobati. Nah, salah satu ramuan tradisional untuk mengatasinya yaitu dengan asam jawa.
Caranya, ambil 3 biji asam jawa lalu ditumbuk hingga halus. Bagian yang abuh dibersihkan dulu dengan kain yang sudah diolesi dengan minyak kayu putih. Setelah itu tempelkan asam jawa yang sudah ditumbuk halus pada potongan yang bengkak (sakit).
24. Mengobati gatal berupa titik-titik merah mengandung air
Entah apa nama penyakit ini, tapi yang terperinci kondisi kulit yang terserang terasa gatal dengan munculnya bintik-bintik merah pada permukaan kulit dan mengandung air miri cacar atau campak, tapi bukan. Apa pun nama penyakitnya jikalau anda mengalami kondisi yang seolah-olah ini segera obati dengan ramuan asam jawa berikut ini.
Ambil temulawak sebesar ibu jari kemudian dicuci bersih dan diiris tipis. Rebus dengan segelas air bersama gula aren sampai airnya hanya tersisa setengah gelas. Tambahkan asam kawak sebesar ibu jari dan aduk hingga rata. Saring airnya dan minum sekaligus.
25. Mengatasi kedaluwarsa anyir saat haid
Terkadang, haid disertai dengan baua nyir. Untuk mengatasinya, ambil asam kawak sebesar ibu jari, 10 iris temulawak dan irisan gula aren secukupnya. Seduh dengan air panas sebanyak satu gelas. Aduk-aduk hingga merata dan gula aren larut. Saring airnya dan diminum sekaligus. Lakuakn setiap hari selama masa haid.
26. Mengobati penyakit campak
Penyakit campak biasanya menyerang belum dewasa meskipun dulunya sudah diberikan vaksin. Ada yang bilang setiap orang pasti terkena penyakit ini sekali seumur hidupnya. Saya sendiri juga pernah mengalaminya. Penyakit campak merupakan penyakit menular yan disebabkan oleh virus campak dari goglongan Paramixovirus. Untuk mengatasinya mampu dengan memakai ramuan tradisional dari asam jawa berikut ini.
Bahan yang diperlukan untuk membuatnya adalah 3 gelas daun asam jawa, 3 iris rimpang kunyit segar (dicuci bersih), gula aren dan garam secukupnya. Semua materi direbus dengan 2 gelas air hingga tersisa satu gelas. Setelah hambar, airnya disaring dan diminum 2 kali sehari tiap pagi dan sore.
Manfaat Asam Jawa untuk Kecantikan
Khasiat asam jawa bukan cuma untuk kesehatan dan dunia pengobatan tradisional, melainkan juga bagi dunia kecantikan. Manfaat asam jawa untuk kecantikan diantaranya mengobati jerawat dan perawatan kecantikan kulit wajah. Caranya, simak ulasan berikut ini.
27. Mengobati jerawat
Siapa sih yang tidak kesal dengan jerawat? Bahkan ketika sudah sembuh pun masih menyisakan bekas yang berupa flek hitam dan bahkan luka bopeng pada kulit. Untuk mengatasi jerawat, Anda bisa mengguankan ramuan kunyit seakan-akan di bawah ini.
Bahan: 12 lembar daun sambiloto, 10 iris temulawak, 5 cm kencur, 1 sendok teh adas, dan 10 lembar daun jintan, semua materi dicuci. Asam kawak sebesar ibu jari orang akil balig cukup akal.
Cara pengobatan: Semua materi ditumbuk hingga halus, dan tambahkan asam kawak. Seduh dengan 2 gelas air panas. Setelah hambar, airnya disaring dan diminum 3 kali sehari.
Untuk pengobatan luar, ambil 3 biji asam jawa kemudian diseduh dengan segelas air panas. Setelah dingin, airnya disaring dan digunakan untuk basuh muka pada pagi hari.
28. Mencerahkan kulit
Asam jawa bisa juga digunakan untuk perawatan kulit supaya tampak lebih cerah. Caranya, lumatkan daging buah asam jawa dengan air hangat. Tambahkan sedikit bubuk kunyit kemudian aduk hingga membentuk adonan seperti lulur. Gunakan ramuan tersebut sebagai lulur, diamkan selama 15 menit supaya nutrisi meresap. Kemudian bilas dengan air bersih.
29. Mengangkat sel kulit mati
Kandungan Alpha Hydroxy Acids (AHA) dalam buah asam jawa mampu membantu mengangkat sel-sel kulit mati yang menciptakan wajah terlihat kusam. Caranya, lumatkan daging buah asam jawa dengan sedikit garam dan yogurt hingga terbentuk adonan sepeti pasta. Aplikasikan gabungan tersebut pada wajah sebagai masker, hindari serpihan mata. Diamkan selama 20 menit, sambil dipijat perlahan untuk mengangkat sel-sel kulit mati. Bilas dengan air bersih.
30. Menghilangkan selulit
Selulit atau disebut sebagai sindrom kulit jeruk yaitu lemak yang terperangkap di bawah permukaan kulit. Lemak yang tidak berhasil dibuang ini menimbulkan tekstur yang tidak rata pada kulit, seperti kulit jeruk. Selulit biasanya menyerang bagian badan yang menjadi sarang lemak seakan-akan lengan atas penggalan dalam dan belakang, paha dalam atas dan belakang, punggung atas (di bawah pundak), punggung bawah, dan bokong.
Untuk mengatasinya campurkan asam jawa dengan sedikit gula pasir, baking soda dan air perasan jeruk lemon. Aduk hingga benar-benar merata. Gunakan pada kulit dimana selulit berada, sambil dipijat-pijat secara lembut dengan arah melingkar searah jarum jam. Diamkan selama 10 menit, lalu higieniskan dengan air hangat.
efek samping dari buah asam jawa ini:
1. Meningkatkan pendarahan dengan obat tertentu
Asam jawa mampu meningkatkan risiko perdarahan dan menjadi sangat berbahaya jika dikonsumsi bersamaan dengan obat tertentu, seperti:
Aspirin
Non-Steroidal Anti-Inflammatory Drugs atau NSAIDs (ibuprofen, naproxen, dll.)
Pengencer darah atau anticoagulants (heparin, warfarin, dll.)
Obat anti-platelet (clopidogrel, dll)
Jadi jangan mengkonsumsi asam jawa dengan jenis obat diatas.
2. Menyebabkan hipoglikemia
Asupan buah asam dalam jumlah besar secar reguler dapat menyebabkan penurunan kadar glukosa, sehingga terjadi hipoglikemia. Menurut para ahli, kecukupan asupan asam ialah 10 gram per hari yang berarti hanya 0,8% dari asupan makanan biasa. Konsumsi lebih dari jumlah ini mampu menyebabkan kekurangan glukosa dalam tubuh kita.
3. Bisa menyebabkan reaksi alergi
Alergi atau hipersensitivitas ialah salah satu pengaruh samping yang paling umum dari buah asam. Beberapa orang akan mengalami tanda-tanda seperti ruam, gatal-gatal, peradangan, pingsan, muntah, sesak napas, dll dengan mengkonsumsi buah ini.
4. Bisa merusak enamel gigi
Buah asam sangat asam secara alami. Jika Anda makan asam dalam jumlah berlebihan, enamel gigi Anda cenderung terkorosi oleh komponen asamnya. Ingat, terlalu banyak asam sangat jelek bagi kesehatan serta untuk tampilan gigi Anda.
5. Menyebabkan batu empedu
Sebuah studi observasional yang dilakukan oleh beberapa ilmuwan India telah mengambarkan bahwa sering mengkonsumsi sejumlah besar buah asam dapat menyebabkan pembentukan batu pada kandung empedu. Hal ini dapat menyebabkan sejumlah perkara kesehatan, termasuk penyakit kuning, demam akut, kram perut, mual, muntah, kasus pencernaan, masalah hati, dan sebagainya.
6. Menyebabkan asam refluks
Seperti dikatakan sebelumnya, asam merupakan elemen makanan asam. Ketika kita makan, kadar asam naik dalam akses pencernaan kita, terutama perut . Kaprikornus, jikalau Anda sudah menderita kasus pencernaan seperti penyakit gastroesophageal reflux (GERD) atau 'refluks asam', Anda harus menghindari buah asam ini.
7. Menghasilkan pengaruh laksatif
Pulp atau ekstrak asam terkenal karena kualitas pencahar nya. Tapi kalau Anda sudah memakai produk pencahar lainnya, pastikan bahwa Anda tidak mengkonsumsi buah asam ini.
Demikian pengaruh negatif dan manfaat dari buah asam jawa bagi kesehatan dan kecantikan.
Semoga bermanfaat.

0 Response to "Manfaat dan dampak samping dari asam jawa"
Post a Comment